Salah satu pilihan untuk melanjutkan kuliah ke luar negeri adalah master by coursework atau by research. Kita sebagai calon mahasiswa yang menentukan, mau kuliah yang mana. Pilihan ini diambil sejak awal, begitu kita mendaftarkan diri. Lalu apa bedanya antara yang pertama dengan yang kedua ini?
Master by coursework adalah kuliah S2 yang materinya adalah perkuliahan biasa. Mahasiswa harus memilih beberapa subject (mata kuliah) selama satu semester, ikut perkuliahan di kelas, mengerjakan tugas atau mengikuti ujian akhir semester. Jadi seperti kuliah S1 di Indonesia… Hampir sama persis.
Master by research adalah kuliah S2 tetapi tidak ada kelas, hanya penelitian saja. Untuk itu mahasiswa harus memilih supervisor (pembimbing) untuk pelaksanaan kuliah ini. Jadi kuliah ini tak akan ada kegiatan masuk kelas dan mengerjakan tugas atau mengikuti ujian akhir semester. Kalau penelitiannya berhubungan dengan laboratorium, ya berarti kegiatannya hanya seputar research di komputer (internet) untuk browsing jurnal, bertemu supervisor untuk berdiskusi dan pergi ke laboratorium. Pada research ini, ada kegiatan pengambilan data yang bisa dilakukan di mana saja sesuai dengan tema penelitian.
Biasanya yang mengambil kuliah master by research adalah para peneliti atau dosen. Sebab mereka akan melanjutkan dengan S3 yang memang isinya adalah penelitian. Sementara master by coursework diambil oleh para praktisi atau para fresh graduate. Kalo praktisi mengambil perkuliahan ini dengan alasan, ingin menambah ilmu dengan cara mengikuti kelas… bertemu dosen dan teman-teman baru.. jadi ada suasana yang berbeda. Sementara para fresh graduate biasanya memang tak ada pengalaman penelitian, jadi agak sulit untuk mengambil master by research.
Ada lagi yang namanya minor thesis atau honours, jadi namanya master by coursework with minor thesis (atau with honours). Artinya, ada kegiatan perkuliah yang musti diikuti, tetapi ada porsi untuk melakukan penelitian juga. Seperti yang saya alami. Saya mengambil master by coursework with honours di Griffih University Australia. Saya kuliah selama 3 semester dan kemudian pada semester ke-4 saya menulis thesis, jadi melakukan penelitian dan menuliskannya. saya harus mencari supervisor untuk itu…
Tetapi teman saya di universitas yang sama, beda jurusan.. mengambil master with honours, kuliahnya 2 semester dan penelitiannya 2 semester. Jadi soal berapa lama penelitiannya, tergantung jurusannya masing-masing. Tapi intinya adalah master dengan minor thesis (honours) adalah gabungan (mix) antara kuliah dan penelitian. Apa tujuannya? Ini untuk memberikan “bekal” kepada mahasiswa seandainya dia kelak mau melanjutkan S3.. sebab salah satu syarat S3 adalah “punya pengalaman research”.
makasiy infonya mba..
kebetulan lg cari2 info ttg master..
mgkn sy lbh cocok di master by coursework klo melanjutkan ke S2.. walaupun bkn freshgraduated..
-salam kenal-
sama-sama..makasi dah berkunjung
soal mau ambil yang mana, nggak jadi jaminan kok…saya kasi penjelasan itu, sebagai gambaran aja..
saya juga ambil master by coursework, meskipun bukan fresh graduate, tapi saya praktisi…
salam kenal kembali
Hmm..apakah bisa dikatakan jurusan2 sains yang cenderung banyak experimennya lebih cocok ke master research? (seperti jurusan pertanian, peternakan, fisika, dan sejenisnya)
Nggak juga sih.. karena apapun jurusannya, seringkali ada dua pilihan, untuk by coursework atau by research. seperti saya jelaskan di postingan di atas, teman saya yang jurusannya science, ambil master with honours yang artinya, dia ambil coursework dulu, baru kemudian ambil honours (thesis alias penelitian). artinya kalo dia nggak mau ambil yang research, nggak apa-apa juga..tetep bisa kuliah di science, tapi ga pake penelitian. memang dia kuliahnya nggak di kelas di universitas, tapi sebagian besar di laboratorium…
tapi intinya adalah, research tak melulu soal eksperimen kok.. biarpun ilmu sosial, juga ada master by research..:) mudah-mudahan ga bikin bingung penjelasannya yaa..hehehe
Iya paham kok, research di sains juga gk melulu experimental, ada observasi n survei..thanks infonya.
oya 1 lagi, kalo beasiswa ADS mempersyaratkan punya pengalaman kerja tidak? kalau pengalaman menjadi asisten bisa tidak?
menurut syarat resmi sih, mintanya dua tahun pengalaman kerja.. tapi temen saya sekelas dulu di IALF Jakarta (waktu persiapan bahasa inggris), baru lulus dan “cuma” punya pengalaman riset sebagai asisten di lembaga penelitian kampusnya, sambil kuliah… keterima tuh. Jadi intinya, dicoba aja..sebab panitia penyelenggara mempertimbangkan banyak hal, nggak musti berpatokan pada yang tertulis..kadang ada pertimbangan tertentu..
so, selamat mencoba
Mba, mau tanya.. kalo untuk master of food tech/science yang bagus uni apa ya di Aussie? terutama yang ada master of coursework with honours.
TRus, kalo boleh tau, uang saku untuk penerima ADS berapa ya sebulannya? Thank you… ^^
Hi Dee..
untuk pertanyaan pertama, saya ga bisa jawab..maaf yaa..:(
pertama, karena food tech bukan bidang saya, jadi saya bener2 bleng tentang itu… kedua, universitas di australia punya “kebagusan” yang hampir sama..artinya peringkat universitas di australia tidak berbeda jauh satu sama lain, karena itu, jika kita berminat terhadap satu jurusan yang ada di beberapa universitas, salah satu cara untuk memilihnya adalah dengan membandingkan mata kuliah yang ditawarkan di masing-masing uni… dicek, mana yang paling cocok dengan kebutuhan kita.. kalo soal kualitas, insya allah, semuanya bagus kok.. wong universitas di australia hampir 95 persen adalah universitas negeri…
uang saku ADS? zaman saya sih, sekitar 859 dolar per dua minggu (kalo nggak salah, saya lupa persisnya..tapi sekitar segitulah)…kalo sebulan dikalikan saja..
biaya itu sudah termasuk untuk sewa rumah/unit/kamar, biaya keperluan kuliah seperti beli buku dan fotokopi..
good luck ya..:)
Makasih ya mba info nya ^^ Terdengar dewasa banget jawaban2 dan tulisannya ^^
Mba dulu tinggalnya di Brisbane kan ya? itu sebulan kira2 berapa ya biaya hidup keseluruhan untuk single?
Kalo di melbourne dan sydney kira2 berapa ya mba?
Thank you ^^
Iya, saya di brisbane… kalo uang saku dari ADS, sama semuanya…nggak melihat di kota mana kita tinggal..setahu saya biaya hidup di Sydney jauh lebih tinggi ketimbang di kota lain.. melbourne, hmmm..kurang lebih sama dengan brisbane, kayaknya heehe…
kalo untuk single sih, uang dari ADS tuh berlebih..asalkan bijaksana menggunakannya.. rata2 temen saya yang single, bisa jalan2 keliling australia lho, dengan uang stipend itu.. kalo sekadar nabung 500 dolar per bulan sih, kayaknya bisa deh.. kalo hemat, bisa nabung lebih banyak lagi..
trus biaya yang bisa dikurangi adalah sewa tempat tinggal, pilih yang murah, yg deket kampus jadi ga perlu naik bis.. dan masak sendiri, jadi bisa menekan pengeluaran. soalnya antara masak sendiri dan beli di luar, jauh bedanya…
tapi untuk single sih, nggak usah khawatir.. dalam pemakaian yang wajar, uang stipend itu cukup.. kalo ternyata kurang juga, bisa kerja kok..200 jam per week maksimal..
mbak, mau tanya ni, saya tertarik di bidang agricultural economics, setalah cari2 ternyata di ausi yang ada di univ of sydney dan uWA dan ternyata dua-duanya master by research, nah, kalo untuk risetnya sendiri arus di aussie ato bisa di Indonesia?, soalnya topik penelitian saya berdasarkan permasalahan di indonesia mbak, mohon masukannya, trimakasih
Hi Susan, setahu saya sih nggak masalah untuk riset di Indoensia…kan memang itu yang mau kita teliti…:)
good luck yaa..
saya sgt trtarik tuk master by research, di univ mbk yg di.ausie apkh sdh ada yg apply master by research dr indonesia? bs tlg bntu sya mekanisme pdaftarannya ngk? ada scholarship jg ngk?
Halo Ryani, seingat saya..ada yang pernah daftar master by research di universitas tempat saya belajar dulu.. Kalo mekanisme pendaftarannya, bisa dicek di masing-masing universitas yang diminati. anda tertarik jurusan apa? di universitas mana?
sebaiknya, ada search dulu..universitas yang menyediakan jurusan yang anda maksud.. sebab tak semua universitas punya jurusan yang sama..
begitu juga informasi beasiswa, setiap universitas punya kebijakan sendiri-sendiri…
Sebelumnya maaf, karena komen saya tidak berkaitan dengan isi postingan ini, saya ingin mengapresiasi blog scholarship hunter ini (tentu saja sang empunya juga). Terus terang ini adalah kunjungan pertama saya di blog ini, namun blog ini sungguh informatif dan inspiratif, walhasil blog ini sukses “membakar” semangat saya untuk lebih giat dalam berburu beasiswa, kebetulan saat ini saya sedang mengejar beasiswa kemendiknas dan ADS untuk study S2 di Aussie. Sangat bermanfaat. Keep on writing and inspiring!
Regards,
-Ivon-
Halo Ivon..makasi kunjungannya ya…
waduhhhh, hati2..jangan sampe meledak ya “kebakarannya” hehehe…
saya senang bisa berbagi…dan senang sekali kalo Anda bilang ini bermanfaat.. alhamdulillah…
keep fighting yaa…:)
salam
Mba mau tanya nih, pengen deh kuliah ke Australia. Kalau untuk jurusan hukum enaknya by research atau by coursework ya? makasih salam kenal.. : )
Arief, salam kenal kembali….
untuk jurusan sebaiknya dicek langsung ke universitas masing-masing (bisa cek website-nya) dan disesuaikan dengan kebutuhan kita…
baik research maupun coursework masing-masing ada kelebihan dan kekurangannya, tetapi semua tergantung kebutuhan kita….kita lebih sreg yang mana, dan kebutuhan kita (di pekerjaan, misalnya) yang mana…
selamat mencari yaa…
Yang by research kayanya menarik. Apalagi kalau kampus mendukung akses data untuk penelitian. Atau memberi kemudahan researcher mengakses data di luar kampus (misal dengan bentuk kerjasama kampus dengan instansi luar).
Febri, begitu kita menjadi mahasiswa di universitas tertentu, biasanya kita bisa langsung mengakses bnyk sumber informasi untuk penelitian kita maupun tugas2 kuliah yang lain…bahkan kita bisa mendapatkan data dari universitas lain yang dibutuhkan, melalui perpustakaan universitas kita…atau ke perpustakaan pusat di negara tersebut atau ibukota negara bagian tersebut…:)
Mba mau tanya lagi donk, kalo mau cari akomodasi murah di Australia gimana ya acranya terutama di Melbourne.
Thank you.
Hi Dee..coba digoogling dengan kata kunci, accomodation dan atau cheap accomodation sambil kasi kata Melbourne…
biasanya banyak backpackers gitu di pusat kota…
dicoba yaa..:)
hallo mba… wah blognya sangat inspiratif… makin banyak tau tentang perbedaan master by coursework dan by research… baru tau tentang master with honours…
oh iya mbak boleh tanya gak ? kalo master with honours itu harus buat proposal penelitian 50% juga yah seperti master by research.. ???
saya berencana mengambil jurusan IT.. kira2 di universitas mana yah yang punya program master with honours ??
makasih..
salam dari papua barat…
pengalaman saya mengambil master with honours, nggak bikin proposal dulu…
tapi teman saya, di jurusan yang berbeda tapi satu universitas, dia bikin semacam proposal dulu…yg kelak akan menjadi bab satu dari thesisnya..
jadi bener2 berbeda, tergantung banyak hal…
untuk universitas, mungkin sebaiknya Alim coba search aja… waahhh, di papua barat yaaa…:) sukses yaaa…makasi udah berkunjung…
mbak jika memang bisa, tolong dong kasih contoh pengisian formulir ADS mbak.. soalnya banyak sekali para pejuang ADS yg butuh informasi tentang pengisian berkas… Tentunya dengan adanya contoh akan sangat membantu sekali…
Maafkan saya Alim, saya tidak bisa memberikan contoh pengisian formulir ADS karena saya tidak mempunyai soft copy-nya….
yang saya punya adalah hard copy…itupun ‘edisi’ lama karena tampaknya setiap tahun ada perubahan format aplikasi…
jadi bukannya tidak mau, tetapi tidak bisa..
maafkan saya yaa…
tapi saya insya allah akan bantu sebisanya kalau memang ada pertanyaan terkait form aplikasi tersebut…
kontak saya lagi yaa… makasi
Terima kasih mbak untuk bahasannya mengenai perbedaan master by research dan master by course work. Kebetulan saya juga sedang mencoba apply beasiswa ADS dan mbak sudah memberikan info yg sangat membantu.
Yang ingin saya tanyakan, apabila saya mengambil master by coursework, apakah dalam pengisian form ADS benar-benar tidak perlu mengajukan research proposal seperti pada aplikasi master by research? mohon infonya mbak. Terima kasih sebelumnya.
Hi Riviera,
atau setidaknya, biar lebih yakin… gimana?
makasi kunjungannya ya….
pengalaman saya, saat mengambil master with honours, nggak pake research proposal…, apalagi kalo ‘hanya’ master by coursework, tentunya nggak perlu… Logikanya, kan nggak ada research nya, ngapain ngajuan prosposal hehehe…
kalo nggak yakin, bisa cek langsung ke ADS indonesia untuk bertanya, cek website-nya…di sana ada alamat email untuk kontak, nah bisa ditanyakan… mana tau tahun ini aturannya sudah berubah
sukses untuk aplikasinya yaa…
Makasih atas bantuannya mbak… Saya sedikit bingung nih mbak..
di formulir ADS terdapat pilihan 4 prioritas pengembangan area dan masing2 mempunyai prioritas bidang study..
Pendidikan terakhir saya Teknologi Informasi.. Tapi dalam prioritas bidang study yang harus diambil tidak ada bidang study Teknologi Informasi…
Mohon bantuan penjelasan ibu…
1. Apakah yang dimaksud dengan prioritas bidang study.. ?
2. Apakah prioritas bidang study itu hanya untuk fokus penelitian ?
3. Bagaimana jika mengambil coursework apa juga harus sesuai prioritas bidang study ?
4. Lalu Bagaimana jika mengambil coursework with minor thesis apa juga harus buat proposal ?
terima kasih… Mohon responnya…
Alim
Alim, saya coba menjawabnya:
1. prioritas bidang study maksudnya, pihak ADS memprioritaskan bidang2 studi tertentu dalam memberikan beasiswa. nah kita yang ingin melamar beasiswa, harus mencocokkan minat kita dengan prioritas bidang studi mereka.
2. tidak. seperti saya jelaskan di atas
3. tentu saja. seperti saya katakan di poin 1, prioritas bidang studi adalah ketetapan pihak ADS. Kita harus menyesuaikan dengan prioritas tersebut. Jika memang kita tak tahu persis, bidang kita masuknya ke mana, bisa kontak pihak ADS untuk menanyakan hal tersebut, misalnya dengan bertanya, “sebaiknya saya masuk ke prioritas bidang studi mana dengan background TI”. atau kalimat sejenis… untuk kontak ADS nya bisa cek di website nya ya…:)
4. untuk mendaftar ADS, kita tak perlu buat proposal penelitian jika mendaftar master by coursework with minor thesis, kalau thesisnya kurang dari 50 persen. Untuk mengetahui hal tersebut, pastikan dulu universitas yang akan kita pilih…. jika memang mensyaratkan demikian, ya tentu kita harus buat…tetapi setahu saya selama ini, tak ada yang meminta proposal penelitian untuk minor thesis…
semoga membantu yaa…
good luck…:)
Mbak,mohon bantuan jawabannya
saya hendak mengambil beasiswa ADS yang coursework, seharusnya dari penjelasan mbak saya bisa menangkap bahwa saya tidak perlu mengajukan proposal penelitian. tapi kenapa di formulirnya tertulis “wajib menyertakan proposal penelitian bagi pelamar program s2 (minimum 50% riset)”, dan kalimat ini tanpa kalimat lanjutan misalnya “kecuali untuk yang mengambil program master by coursework”.apakah itu artinya bahwa proposal penelitian mutlak disertakan baik yang mengambil program master by coursework atau research?terimaksih sebelumnya
Hi Naila…
di situ tertulis “wajib menyertakan proposal penelitian bagi pelamar program S2 (minimum 50 % riset), artinya kan jelas… bahwa pelamar program S2 dengan riset minimum 50 % harus menyertakan proposal penelitian, yang kurang dari 50 % atau hanya coursework (alias tanpa riset) tak perlu menyertakan proposal penelitian….
Gimana, masih bingung
jadi kalo hanya master by coursework, tak perlu proposal penelitian…kan tidak ada risetnya…boro2 50% riset, 1 % pun tak ada risetnya kan…hehehe
Good luck yaa…:)
Asalamualaikum
saya mau tanya mb. saya berminat di bidang engineering, khususnya engineering management. kepengennya ambil master with honours. tapi kog susah banget ya cari universitas yang menawarkan jurusan engineering management dengan program honours?
apakah memang untuk honours itu terbatas di beberapa bidang aja atau di semua universitas tersedia program honours?
terimakasih
waalaikumsalam,
iya..memang tidak semua jurusan ada program with honours nya…
tapi jangan menyerah dulu… bagaimana kalo dicoba untuk mencari dengan kata kunci lain, yaitu “minor thesis” ?
atau yang paling pas adalah bertanya langsung ke pihak universitas (via email, atau pas ada pameran pendidikan di kota tempat Anda tinggal), mengenai hal tersebut. Mana tau, pihak universitas bisa membantu….
Good luck ya Fitri
mbak, menulis surat motivasi yang bagus seperti apa ? apa saya boleh tau contohnya. terima kasih mbak
halo Ninik, pesan anda terlewat…maaf baru dibales yaa…
surat motivasi yang bagus adalah bagaimana kitanya…:) maksud saya, kalo kita memang punya motivasi yang bagus, maka kita bisa menulisnya dengan baik…
saya nggak punya contohnya…tapi pernah membuat, hanya saja nggak saya simpan file-nya (itu kesalahan saya..)
tapi intinya, Anda menulis yang menjadi motivasi Anda dengan runut sekaligus tidak berlebihan…
coba mengonsep surat beberapa kali, nanti akan ketemu yang pas..insya Allah..
Good luck yaa..
Mbak punten mau tanya saya mhsswa angkatan akhir sastra inggris unpad yg bs dibilang sholarshiphunter jg hmpir sbulan ini utk apply yg S2… tp sbenernya msh bingung mau ambil jurusan apa yg msh bs berkaitan dgn jur saya tp tdk trlalu brminat dgn sastra nya jg hehe..maksudnya mungkin yg berkaitan dengan kajian budaya gt mbak, mnurut pngetahuan mbak jur apa aja yg available diluar khususnya di amerika utk jur yg berkaitan dgn minat saya td..krn jujur msh abu-abu klo utk jur krn takut salah ambil jur hehe
ada lagi mbak, sy sempat minat jg dgn Univ Macquarie krn ada jur yg sbenernya saya minati jg, yaitu sastra anak (Master of arts in Children’s literature) dan katanya utk jur itu hanya satu tahun program masternya bs langsung lulus.
tp yg buat sy mikir2 lg adlh krn Macquarie hny mnyediakan beasiswa utk tuition fee nya aja jd sy kurang minat krn ga mau ngerepotin ortu lg dgn mngurusi akomodasi,living cost dll walopun dsna ada relatives jg di sydney.
tp mmungkinkan gak ya mbka utk asian student dsna utk jd parttime worker tp bs mncukupi living cost??
Mohon sarannya yah mbak..hehe
maav kepanjangan ya curhatnya :p
thanks anyway
Yola, makasi kunjungannya ke sini…
soal part time job, biasanya sih cukup2 aja.. kalo jam kerjanya sesuai, trus gaya hidupnya juga standard…heheheh
banyak kok kesempatan kerja buta student, apalagi di Sydney yang kota besar gitu…
soal info jurusan kuliah, saya kurang paham..maafkan saya yaa..
lebih baik browsing dan kalo nemu, tanyakan pihak universitasnya secara langsung…
kalo pengen beasiswa, kita memang musti punya alasan yang kuat kenapa kita “layak” mendapatkan beasiswa…hehehe
ya, susah-susah gampang..
tapi semuanya perlu dicoba kan..
good luck ya..
Makasih infonya, kebetulan lagi cari-cari referensi master lagi neh.
Nice post,
Sebelumnya saya tidak tau kalau untuk master ada program master by research dan master by coursework.
Saya dapat tawaran untuk melanjutkan master, saya ambil aja tanpa pikir pusing.
ternyata tawaran itu merupakan master by research. Saya mengetahuinya setelah saya kuliah, hehe…
Salam kenal
Ass. Mbk yunika mau tanya tentang master by coursework, rencananya mau ambil master of nursing di Sydney, kebetulan di situs ada pilihan Master of Nursing (Graduate Entry) dan Master of Nursing (Honours),
kalau berminat dgn yg ada minor thesisnya, bagaimana step nya pertama kali mbak? apakah mengajukan aplikasi ke (graduate entry) dulu, baru setelah beberapa semester baru mendaftar ke program with honour? atau dipilih dua2nya?
terimakasih banyak ya mbak sebelumnya..
Ass. mbk yunika mau tanya, sebenernya berminat dengan master by research tapi disitu syaratnya ada bachelor’s degree with first or upper second-class honours (2nd Class, Division 1), saya smpt browsing ttg pengertian honours tapi ternyata banyak versi, jadi tambah bingung :p
saya lulusan S.Kep, Ns , butuh wkt 4 thn untuk menyelesaikan (S.Kep) dan ditambah program profesi 1 thn untuk Ners (Ns)
apakah program profesi 1 thn itu termasuk honours? atau harus ad kualifikasi lain untuk dikatakan by honours ?
thanks a lot infonya ya mbk,
Yunika, untuk pertanyaan yang sangat spesifik itu, maafkan saya ga bisa jawab
bagaimana kalo dicoba tanya ke universitasnya langsung… jadi lebih jelas… kirim email aja..
soalnya memang honours itu beda uni, beda aturan… dan nursing setahu saya juga spesifik dengan aturan yang khusus pula..
good luck ya
Setelah membaca artikel mbak saya jd tidak bingung lagi antara master of research dan coursework. Hanya saja saya sedikit bingung,apakah penentuan jurusan nanti dengan relevansi pekerjaan (dalam beasiswa) menentukan seseorang dalam mendapatkan beasiswa tersebut.
Krn saya dl lulusan S1 ekonomi dan skrng pekerjaan saya berhubungan dengan hukum, dan saya memiliki keinginan untuk mengambil Public administration secara saya memang tertarik dengan PA dan saya skrng abdi negara.
Atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih.